Jumat, 31 Juli 2015

Perkembangbiakan pada Tumbuhan

By Risman | At 19.30 | Label : | 0 Comments

Add caption

Perkembangbiakan Pada Tumbuhan
Anak-anakku yang ada yang tahu cara  perkembangbiakan Tumbuhan seperti apa? nah coba perhatikan penjelasan berikut mengenai perkembangbiakan tumbuhan
Perkembangbiakan pada Tumbuhan
Perkembangbiakan pada tumbuhan terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:
a Cara vegetatif (Tidak Kawin) yaitu perkembangbiakan dengan cara cara  perkembangbiakan makhluk hidup yang terjadi tanpa melalui perkawinan
 b. Cara  generatif adalah perkembangbiakan tumbuhan secara kawin atau seksual.
Pada proses perkembangbiakan generatif ini dibutuhkan alat kelamin jantan dan alat kelamin betina  Benang sari adalah Alat Kelamin Jantan bagi tumbuhan dan putik adalah alat kelamin betina

1. Perkembangbiakan Secara Vegetatif
Perkembangbiakan secara vegetatif dibagi menjadi 2 (dua), yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan. Vegetatif alami merupakan perkembangbiakan yang dilakukan tanpa bantuan manusia. Sedangkan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan yang dibantu oleh manusia.
a. Perkembangbiakan Vegetatif Alami
Perkembangbiakan vegetatif alami dapat terjadi melalui Umbi Lapis, Umbi Batang, Tunas, Rizoma, Geragih, dan Spora.
  • Umbi Lapis
Merupakan sejenis umbi yang terbentuk dari tumpukan (pangkal) daun yang tersusun rapat dalam format roset. Contoh : Bawang Merah, Bawang Bombay, dan Bawang Putih.
  • Umbi Batang
Merupakan tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan dibagian batang yang membesar dalam tanah yang menjadi umbi. Contohnya : Kentang.
  • Tunas
Adalah bagian tumbuhan yang baru tumbuh dari kuncup yang berada di atas permukaan tanah/induknya. Tunas dapat terdiri dari batang, ditambah dengan daun muda, calon bunga, atau calon buah. Contohnya : cemara, bambu, sukun, dan tebu.
  • Rizoma (Akar Tinggal)
Adalah batang yang tumbuh di dalam tanah. Contohnya : Kencur, Jahe, Lengkuas, dan Kunyit.
  • Geragih
Merupakan tumbuhan yang berbatang merambat. Geragih tersusun atas ruas-ruas. Setiap ruas yang menempel pada tanah akan membentuk akar dan tumbuh tunas baru. Contohnya : Rumput Teki, dan Strowberi.
  • Spora
Adalah sejenis tumbuhan paku-pakuan. Pada bagian bawah daun terdapat bintik-bintik yang disebut spora. Jika spora jatuh ke tanah akan tumbuh tanaman baru. Contohnya : Suplir.
b. Perkembangbiakan Vegetatif Buatan
Setek, cangkok, sambung (enten), tempel (okulasi), runduk, dan kultur jaringan adalah cara perkembangbiakan vegetatif buatan.
  • Setek
Adalah menanam beberapa bagian tumbuhan yang dapat ditanam berupa batang, tangkai, atau daun dan tidak semua tumbuhan dapat disetek. Contohnya : Singkong , Mawar dan Tebu.
  • Cangkok
Tumbuhan yang dapat di cangkok adalah tumbuhan yang berkulit kayu dan dikotil (berbiji 2). Contohnya : Mangga, Jambu, dan Jeruk.
  • Sambung (Enten)
Menyambung adalah menggabungkan batang bawah dan batang atas dua tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul.
  • Okulasi (Tempel)
Okulasi adalah menyatukan tumbuhan yang berbeda sifat. Contohnya dalah bunga mawar yang berbeda warna.
  • Runduk
Adalah memendam batang tanaman ke dalam tanah. Jika sudah tumbuh akar kita potong bagian batang dari batang induk tumbuhan tersebut. Contohnya : stroberi, alamanda, anyelir, apel, selada air, anggur.
  • Kultur Jaringan
Adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel atau jaringan, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri tumbuh menjadi tanaman lengkap kembali.
2. Perkembangbiakan Secara Generatif (Kawin)
Perkembangbiakan secara generatif terjadi pada bunga yang terjadi yaitu penyerbukan. Penyerbukan adalah jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik. Terdapat bunga yang sempurna dan juga ada bunga yang tidak sempurna.
Bunga sempurna adalah bunga yang memiliki bagian-bagian berikut :
  • Tangkai bunga
  • Dasar bunga
  • Kelopakbunga
  • Mahkota bunga
  • Benang sari
  • Putik
Bunga yang tidak sempurna adalah tidak memiliki salah satu bagian di atas.
Penyerbukan dapat terjadi melalui bantuan angin, hewan, air, dan manusia. Contohnya :
  • Tanaman yang pernyerbukannya dibantu hewan misalnya jeruk, belimbing, dan kapuk randu.
  • Penyerbukannya dibantu angin adalah jagung, padi, dan rumput-rumputan.
  • Penyerbukan dilakukan manusia karena serbuk sari sulit untuk mencapai kepala putik. Contoh penyerbukan yang dilakukan petani pada tumbuhan vanili.
Penyerbukan dibedakan menjadi 4 (empat) :
a. Penyerbukan Sendiri
Yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
b. Penyerbukan Tetangga
Yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga lain yang sejenis.
c. Penyerbukan Silang
Serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda tumbuhan. Tumbuhan tersebut masih satu jenis.
d. Penyerbukan Bastar
Yaitu apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh ke kepala putik bunga lain yang sejenis, namun varietasnya berbeda. Contoh penyerbukan antara cabe merah dengan cabe rawit.

Minggu, 01 Maret 2015

Definisi Rangkuman, Ikhisar, Ringkasan dan Glosarium

By Risman | At 20.24 | Label : | 0 Comments
Definisi Rangkuman, Ikhtisan ,Ringkasan , Sinopsis dan Glosarium
 Hasil gambar untuk buku terbuka dan pena
Rangkuman adalah hasil dari kegiatan merangkum atau suatu hasil dari kegiatan meringkas suatu uraian yang lebih singkat dengan perbandingan secara proposional antara bagian yang dirangkum dengan rangkumannya.
Ikhtisar merupakan intisari dari sebuah objek tulisan yang dirangkum dan berbentuk ringkasan.
Ikhtisar tidak perlu mempertahankan urutan isi karangan asli. selain itu, ikhtisar tidak perlu memberikan isi dari karangan secara professional. Penulis ikhtisar dapat langsung mengemukakan inti atau pokok masalah dan problematika pemecahannya. Sebagai ilustrasi, beberapa bagian atau isi dari beberapa bab, dapat diberikan untuk menjelaskan inti atau pokok masalah tersebut. Sementara bagian pokok yang kurang penting dapat dihilangkan. Bentuk ikhtisar lebih bebas daripada ringkasan.

Ringkasan merupakan sekumpulan berbagai informasi untuk mempermudah pemahaman. Ringkasan memiliki banyak pengertian, diantaranya ringkasan (Precis yang berarti memotong atau memangkas) adalah suatu cara yang efektif untuk menyajikan suatu karangan yang panjang dalam bentuk singkat. 

Sinopsis
Pengertian pertama: Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Sinopsis adalah ikhtisar yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli yang menjadi dasar synopsis itu.
Pengertian Kedua: Sinopsis adalah ringkasan cerita dari sebuah novel. jika kalian ingin membuat sinopsis, jangan lupa tentukan dulu Tema, Latar, Alur, dan Penokohannya.
Glosarium adalah suatu daftar alfabetis istilah dalam suatu ranah pengetahuan tertentu yang dilengkapi dengan definisi untuk istilah-istilah tersebut.

Langkah-Langkah Membuat Rangkuman
a. Perangkum harus membaca uraian asli pengarang sampai tuntas agar memperoleh gambaran atau kesan umum dan sudut pandang pengarang. Pembacaan hendaklah dilakukan secara saksama dan diulang sampai dua atau tiga kali untuk dapat memahami isi bacaan secara utuh.
b. Perangkum membaca kembali bacaan yang akan dirangkum dengan membuat catatan pikiran utama atau menandai pikiran utama setiap uraian untuk setiap bagian atau setiap paragraf.
c. Dengan berpedoman hasil catatan, perangkum mulai membuat rangkuman dan menyusun kalimat-kalimat yang bertolak dari hasil catatan dengan menggunakan bahasa perangkum sendiri. Hanya saja, apabila perangkum merasa ada yang kurang enak, perangkum dapat membuka kembali bacaan yang akan dirangkum.
d. Perangkum perlu membaca kembali hasil rangkuman dan mengadakan perbaikan apabila dirasa ada kalimat yang kurang koheren.
e. Perangkum perlu menulis kembali hasil rangkumannya berdasarkan hasil perbaikan dan memastikan bahwa rangkuman yang dihasilkan lebih pendek dibanding dengan bacaan yang dirangkum.

Langkah-Langkah Menulis Ringkasan
  1. Bacalah bahan pelajaran secara ringkas. Dalam hal ini kita perlu memperoleh gambaran isi materi secara garis besar.
  2. Membaca uraian materi secara cermat. Dalam hal ini dituntut untuk mengetahui dan menemukan gagasan utama pada setiap paragraf.
  3. Berilah tanda dan catatlah kalimat yang mengandung pokok pikiran dan gagasan utama.
  4. Mulailah menyusun ringkasan. Catatan gagasan utama dikembangkan lagi. Keterangan dari gagasan utama tersebut diuraikan dengan kalimat sederhana dan mudah dipahami.
  5. Menyusun ringkasan ke dalam suatu skema. 

Langkah-Langkah Menulis Ikhtisar
Langkah-langkah menyusun ikhtisar tak ubahnya dengan langkah-langkah menyusun rangkuman. Hanya saja, setelah membaca bacaan yang akan diikhtisarkan, penulis dapat langsung menambah dengan pengetahuan yang dimiliki yang sesuai dengan bahan kajian dalam bacaan yang akan diikhtisarkan. Hasil penggabungan tersebut selanjutnya ditulis kembali dalam sebuah ikhtisar yang koheren


Adapun langkah-langkah menyusun sinopsis adalah :

1. Bacalah naskah cerita secara berulang ulang sampai dapat memahami isi dan maksud dari    naskah tersebut.
2.Carilah dan catatlah ide pokok dalam naskah tersebut.
3.Buatlah catatan-catatan ringkas dari ide pokok yang sudah di buat.
4.Pergunakanlah kalimat tunggal dan gunakan kalimat yang sederhana dan efektif.
5. Ringkaslah kalimat menjadi frase, dan frase menjadi kata.
6.Pertahankanlah susunan ide pokok yang sudah kamu buat sesuai dengan susunan naskah.
7. Rangkailah sinopsis naskah cerita dengan kalimat yang benar, sederhana dan padu.


Langkah - Langkah Menulis Glosarium : 
1.Menandai/mencari kata - kata yang dianggap asing.
2.Lihat di kamus , atau searching di internet.
3.Urutkan kata tersebut secara alfabetis dengan artinya.

Perbedaan Rangkuman dengan Ringkasan dengan Ikhtisar

Ringkasan
-  Membuat betuk kecil karangan.
-  Mereproduksikan kata pengarang.
 -  Mempertahankan urutan gagsan karangan yang membangun sosok/ bahan karangan.
-  Penyusunan terikat penataan, isi, dan sudut pandang.
 -  Bersifat objektif, menyusun tidak boleh mengubah susunan maupun sudut pandang.
 -  Kalimat pendek dan senada dengan kalimat bacaan.

Ikhtisar
-     Mengambil intinya.
-     Mereproduksikan kembali secara kreatif kata dari pengarang.
-     Urutan gagasan yang diungkap kembali tidak seperti urutan gagasan karangan.
-     Penyusunan bebas, mengungkapkan apa yang menurutnya mewakili inti bacaan.
-     Subjektif, penyusunan boleh mengubah menurutnya yang mewakili inti.
-     Kalimat cenderung sesaui denag keinginan penyusunan.

Rangkuman
rangkuman kalimat-kalimat tersebut telah disusun rapi dan tidak terpisah satu dengan yang lainnya di   mana membentuk beberapa paragraf dan setiap paragraf memiliki satu ide pokok/pemikiran.
rangkuman memiliki pendapat dari penulis terhadap sesuatu yang ia rangkum.
rangkuman memang benar-benar disusun secara runtut dan jelas.

Istilah Dalam Drama

By Risman | At 20.13 | Label : | 0 Comments
Istilah Dalam Drama
 Hasil gambar untuk Drama
Babak
Babak, merupakan bagian dari lakon drama. Dalam satu lakon drama mungkin saja terdiri dari satu, dua atau tiga babak bahkan mungkin lebih. Batas antara babak satu dengan babak selanjutnya ditandai dengan turunnya layer atau matinya penerangan lampu pementasan. Bila lampu dinyalakan kembali atau layer diangkat kembali biasanya ada perubahan penataan panggung yang menggambarkan setting yang berbeda.

Adegan
Adegan adalah bagian dari babak. Sebuah adegan hanya bagian dari rangkaian suasana dalam babak.

Prolog
Prolog adalah kata pendahuluan dalam lakon drama. Prolog biasanya berisi tentang perkenalan tokoh-tokoh dan pemerannya, konflik yang terjadi dan juga synopsis lakon.

Epilog
Epilog adalah kata penutup yang mengakhiri pementasan. Isinya kadang berupa kesimpulan atau ajaran yang bisa diambil dari tontonan drama yang telah disajikan.

Dialog
Dialog adalah percakapan para pemain. Dialog memegang peranan penting karena menjadi pengarah lakon drama. Agar dialog tidak membosankan maka pengucapannya harus disertai penjiwaan secara emosional, selain itu pelafalannnya harus jelas dan cukup keras.

Monolog
Monolog adalah percakapan seorang pemain dengan dirinya sendiri.

Mimik
Mimik adalah ekspresi gerak-gerik wajah untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain.

Pantomim
Pantomim adalah ekspresi gerak-gerik tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain.

Pantomimik
Pantomimik adalah perpaduan ekspresi gerak-gerik wajah dan gerak-gerik tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain.

Gestur
Gestur adalah gerak-gerak besar, yaitu gerakan tangan kaki, kepala, dan tubuh pada umumnya yang dilakukan pemain.

Bloking
Bloking adalah aturan berpindah tempat dari tempat yang satu ke tempat yang lain agar penampilan pemain tidak menjemukan.

Gait
Gait berbeda dengan bloking karena diartikan tanda-tanda khusus pada cara berjalan dan cara bergerak pemain.

Akting
Akting adalah gerakan-gerakan yang dilakukan pemain sebagai wujud penghayatan peran yang dimainkan.

Aktor
Aktor adalah orang yang melakukan acting yaitu pemain drama. Untuk actor wanita disebut sebagai aktris.

Improvisasi
Improvisasi adalah gerakan-gerakan atau ucapan-ucapan penyeimbang untuk lebih menghidupkan peran.

Ilustrasi
Ilustrasi adalah iringan bunyi-bunyian untuk memperkuat suasana yang sedang digambarkan. Istilah ilustrasi juga bias disebut musik pengiring.

Kontemporer
Kontemporer adalah lakon atau naskah serba bebas yang tidak terikat aturan.

Sekenario
Skenario adalah susunan garis-garis besar lakon drama yang akan diperagakan para pemain.

Sutradara
Sutradara adalah orang yang memimpin dan paling bertanggung jawab dalam pementasan drama

Selasa, 24 Februari 2015

Sejarah ASEAN

By Risman | At 20.45 | Label : | 0 Comments
sejarah asean negara anggota asean logo 

 Latar Belakang Berdiri ASEAN
Berdirinya ASEAN dilatarbelakangi adanya persamaan diantara negara-negara Asia Tenggara.Berikut ini persamaan-persamaan berikut :
  1. Persamaan letak Geografis di kawasan Asia Tenggara.
  2. Persamaan budaya yakni budaya Melayu Austronesia
  3. Persamaan nasib dalam sejarah yaitu sama-sama sebagai negara bekas dijajah oleh bangsa asing.
  4. Persamaan kepentingan untuk menjalin hubungan dan kerja sama di bidang ekonomi,sosial dan budaya.
ASEAN adalah singkatan dari Association of Southeast Asia Nations atau dalam bahasa indonesia disebut dengan Perhimpunan bangsa bangsa asia tenggara, merupakan organisasi geopolitik dan ekonomi yang anggotanya dari negara negara di wilayah asia tenggara. ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 di kota Bangkok, Thailand. ASEAN berdiri melalui Deklarasi Bangkok di prakarsai oleh lima negara Asia tenggara antara lain Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Setiap wakil negara pemkrakarsa ASEAN ikut menandatangin deklarasi bangkok, Indonesia diwakili oleh Adam Malik, Filipina oleh Narciso R. Ramos, Malaysia oleh Tun Abdul Razak, Singapura oleh S. Rajaratman, dan Thailan oleh Thanat Khoman.

Tujuan pokok Asean adalah :
1. Menjalin saling pengertian dan hubungan persaudaraan antara negara-negara di Asia Tenggara.
2. Memajukan kerjasama ekonomi dengan jalan membentuk pasaran bersama dan membuat proyek bersama. Misalnya Pabrik diesel Marine di Singapura, Pabrik Abusoda di Thailand dan sebagainya.
3. Memajukan kerjasama dalam bidang kebudayaan dengan jalan tukar menukar kebudayaan.
4. Meningkatkan kerjasama dalam bidang Pariwisata
5. Menanggulangi masalah peredaran narkotika secara bersama-sama
6. Melaksanakan perjanjian ekstradisi antar anggota Asean.
 
Negara Anggota ASEAN
Anggota ASEAN yang dulunya hanya lima negara di Asia tenggara, sekarang telah menjadi sepuluh negara, yaitu sebagai berikut
  • Filipina negara pendiri
  • Indonesia negara pendiri
  • Malaysia negara pendiri
  • Singapura negara pendiri
  • Thailand negara pendiri
  • Brunei Darussalam bergabung pada 7 Januari 1984
  • Vietnam bergabung pada 28 Juli 1995
  • Laos bergabung pada 23 Juli 1997
  • Myanmar bergabung pada 23 Juli 1997
  • Kamboja bergabung pada 16 Desember 1998



Elemen Volta, Elemen Kering, dan Akumulator

By Risman | At 17.34 | Label : | 0 Comments

Elemen Volta, Elemen Kering, dan Akumulator

A. Elemen Volta
    Elemen Volta yaitu sejenis baterai kuno yang diciptakan oleh ilmuwan Italia Allesandro Volta.     Elemen Volta terdiri dari tumpukan batang seng, kain yang direndam dalam larutan asam, dan batang tembaga secara bergantian. Elemen Volta mempunyai kelemahan, yaitu hanya dapat bekerja dalam waktu yang pendek sehingga tidak cocok untuk kehidupan sehari-hari.
I. KOMPONEN PENYUSUN
1. Plat tembaga (Cu) sebagai anoda atau kutub positif
2. Plat seng (Zn) sebagai katoda atau kutub negatif
3. H2S04 encer sebagai larutan elektrolit ( larutan yang dapat menghantarkan listrik )

II. CARA KERJA
Plat tembaga mempunyai potensial lebih tinggi mengakibatkan setelah dihubungkan terjadi aliran electron dari plat seng ke plat tembaga,saat didalam asam sulfat elektron dapat mengalir. Jika dipasang lampu diantara kedua plat dengan menggunakan kawat, maka lampu akan menyala.
B. Elemen Kering / Baterai
    Elemen Kering adalah suatu alat yang menghasilkan energi listrik dengan proses kimia. Baterai juga merupakan elemen kering primer, karena tidak dapat diisi ulang (disetrum). Dibuat pertama kali pada tahun 1866,oleh kimiawan Perancis George Leclanche.
KOMPONEN PENYUSUN
1. Batang arang atau karbon sebagai kutub positif
2. Mangan dioksida dan serbuk karbon
3. Lapisan seng sebagai kutub negatif
4. Amonia klorida
5. Lapisan kuningan
6. Karton

II. CARA KERJA
Batang arang ini mempunyai potensial yang lebih tinggi dari pada seng. Kutub positif elemen kering ini adalah batang arang ( C ), sedangkan kutub negatifnya adalah seng (Zn). Potensial kutub positif ini lebih tinggi daripada potensial kutub negatif.

GGL yang diperoleh standar tiap baterai atau sel adalah 1,5 volt. Bila dua baterai kita serikan berarti memperoleh ggl 3 volt. Seperti elemen Volta elemen kering termasuk elemen kimiawi yaitu mengubah energi kimia menjadi energi listrik, Elemen Leclanche kering ini trermasuk elemen primer sehingga apabila potensialnya habis, sudah tidak dapat digunakan lagi. Untuk mengatasi kelemahan itu diciptakan baterai yang dapat disetrum lagi seperti baterai alkali atau baterai nikel-besi yang dikembangkan oleh Thomas Alva Edison tahun 1900, energizer dan lain-lain yang termasuk elemen sekunder. 
C. Akumulator
     Akumulator adalah sebuah sel atau elemen sekunder dan merupakan sumber arus listrik searah yang dapat mengubah energy kimia menjadi energy listrik. Aki termasuk elemen elektrokimia yang dapat mempengaruhi zat pereaksinya, sehingga disebut elemen sekunder. Kutub positif aki menggunakan lempeng oksida dan kutub negatifnya menggunakan lempeng timbale sedangkan larutan elektrolitnya adalah larutan asam sulfat.

Pengumpulan jumlah muatan listrik dinyatakan dalam ampere jam disebut tenaga aki. Pada kenyataannya, pemakaian aki tidak dapat mengeluarkan seluruh energy yang tersimpan aki itu. Oleh karenanya, aki mempunyai rendemen atau efisiensi. 
 
I. KOMPONEN PENYUSUN
1. Pemisah
2. Terminal
3. Pelat positif
4. Pelat negatif
5. Batang penghubung

II. CARA KERJA
Akki (accumulator), akki terdiri dari sebuah bak kecil yang terbuat dari karet keras atau kaca yang berisi larutan asam sulfat encer.
Di dalamnya terdapat dua kerangka P (positif) dan N (negatif) terbuat dari timbal (Pb) yang berlubang-lubang berbentuk segiempat. Lubang-lubang kerangka P diisi dengan timbal peroksida (PbO2) yang berupa lapisan berpori. Kerangka P ini berwarna coklat dan merupakan kutub positif akki. Kerangka N berisi lapisan timbal berpori (Pb), warnanya abu-abu dan merupakan kutub negatif akki. Ggl yang dihasilkan kedua kutub ini besarnya sekitar 2 volt.
Bila akki mengalirkan arus listrik, maka lapisan timbal dan timbal peroksida keduanya berubah sedikit demi sedikit menjadi timbal sulfat (PbSO4), sehingga kemampuan akki untuk mengalirkan arus listrik menjadi berkurang. Untuk memulihkan kembali kemampuan akki ini, maka akki harus “diisi” kembali dengan cara menyetrumnya, yaitu dengan jalan mengalirkan arus searah dari sumber arus, dengan arah yang bertentangan dengan arah arus yang dialirkan oleh aki tersebut. Karena aliran listrik ini, timbal sulfat berubah menjadi timbal dan timbal peroksida kembali.

Jumat, 08 November 2013

RPP Basa Sunda

By Risman | At 07.52 | Label : | 0 Comments
 ini RPP Muatan Lokal Bahasa  Sunda SD……tapi maaf belum Berkarakter Bangsa EEK.  Silahkan download.
1. Semester 1
RPP B. SUNDA KELAS 3 SMT 1
RPP B. SUNDA KELAS 4 SMT 1
RPP B. SUNDA KELAS 5 SMT 1
RPP B. SUNDA KELAS 6 SMT 1

2.  Semester 2
RPP B. Sunda 3-S2
RPP B.Sunda 4-S2
RPP B. Sunda 5-S2
RPP B. Sunda 6-S2

Jumat, 05 Juli 2013

Buku Tematik SD kelas 1dan 4 Kurikulum tahun 2013

By Risman | At 16.08 | Label : | 1 Comments

cover 

Unduh Buku Guru Tematik SD Kurikulum 2013~Dalam proses  implementasi Kurikulum 2013 nanti, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mencetak buku baik buku pegangan untuk guru maupun buku pegangan untuk siswa dan akan membagikan buku pegangan tersebut secara gratis. Buku-buku tersebut akan dicetak  sebanyak jumlah peserta didik sasaran implementasi. Tentunya disekolah-sekolah yang dijadikan piloting implementasi kurikulum 2013 yang daftarnya dapat dilihat pada artikel pemantauan implementasi kurikulum 2013.
Untuk jenjang SD kelas 1 disiapkan sebanyak 10 buku untuk dua semester yang terdiri dari 6 buku pegangan agama (1 untuk tiap agama) dan 4 buku pegangan Tematik. Demikian pula halnya untuk jenjang SD kelas 4 disiapkan sebanyak 10 buku yang terdiri dari 6 buku pegangan agama (1 untuk tiap agama) dan 4 buku pegangan Tematik.
Untuk satu tahun kelas I jenjang SD, ada 8 tema dan kelas IV SD ada 9 tema. Namun saat ini yang telah dikembangkan baru 4 buku pertama. Menurut Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), buku semester II dikembangkan setelah pengembangan  buku semester I selesai dan akan digunakan Januari tahun 2014.
Meskipun implementasi kurikulum 2013 ini dilakukan secara bertahap, namun tidak ada salahnya bagi guru-guru sekolah non piloting mempelajari dan ikut memahami buku-buku yang menjadi pegangan guru pada kurikulum 2013 ini. Namun saat ini, layananptk hanya akan mensharing buku pegangan guru SD tematik kurikulum 2013. Unduh Buku Guru Tematik SD Kurikulum 2013 dengan cara klik tautan dibawah ini :
  1. Kelas 1. Tema 1.1 Diriku. DOWNLOAD DISINI.
  2. Kelas 1. Tema 1.2 Kegemaranku. DOWNLOAD DISINI.
  3. Kelas 1. Tema 1.3 Kegiatanku. DOWNLOAD DISINI.
  4. Kelas 1. Tema 1.4 Keluargaku. DOWNLOAD DISINI.
  5. Kelas 4. Tema 4.1 Indahnya Kebersamaan. DOWNLOAD DISINI.
  6. Kelas 4. Tema 4.2 Selalu Berhemat Energi. DOWNLOAD DISINI.
  7. Kelas 4. Tema 4.3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup. DOWNLOAD DISINI.
  8. Kelas 4. Tema 4.4 Berbagi Pekerjaan. DOWNLOAD DISINI.
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Risman Munajat Note's - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz